Rabu, 18 November 2009

HARGA EMAS MOROKET

Harga Emas Perhiasan Meroket

 

Rabu, 18 November 2009 - 10:58 wib

Akbar Sanjaya - Okezone

Foto: Koran SI

JAKARTA - Harga emas disejumlah pertokoan di Jakarta mengalami kenaikan ke level tertinggi. Hal ini menyusul kenaikan harga emas dunia yang memecahkan rekor terbarunya dalam sejarah perdagangan emas.

 

Sejumlah pedagang yang berhasil dihubungi okezone, melepas harga emas bervariasi. Seperti di Toko Mas Suki Cikini, Jakarta, untuk emas perhitungan 24 karat Rp337.000 sekira Rp340.000 per gram, emas 23 karat sekira Rp300.000 per gram dan emas 22 karat sekira Rp220.000 sampai Rp250.000 per gram.

 

"Sekarang harganya tergantung model, apalagi sekarang harga mas sudah mahal. Tapi standardnya untuk mas 75 persen Rp 240.000 per gram," ujar salah satu pedagangnya, saat berbincang dengan okezone, di Jakarta, Rabu (18/11/2009).

 

Harga emas sempat beberapa kali mengalami pergerakanyang fluktuatif, hal ini sudah terjadi selama beberapa minggu. Menurut salah satu pemilik toko Emas di daerah Jakarta yang diwawancarai oleh pihak okezone Senin(16/11/2009) saat ini Emas putih 22 karat dijual dengan harga Rp 260.000 per gram dan emas kuning 22 karat dijual seharga Rp230.000 per gram.

 

Hal ini tidak terlalu mempengaruhi jumlah masyarakat yang ingin membeli emas,  karena sudah menjadi rahasia umum bahwa emas adalah salah satu investasi yang paling menjanjikan dan diminati oleh masyarakat Indonesia. Sampai saat ini belum ada kepastian harga emas akan naik atau turun.

 

Seperti dikutip dari New York Mercantile Exchange (Nymex), Rabu (18/11/2009), harga emas terus mencetak rekor tertinggi, meski saat ini mengalami pelemahan ke harga USD1.136,5 per ounce atau turun 2,3 persen.

 

 

[Most Recent Quotes from www.kitco.com]

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2009/11/18/320/276709/harga-emas-perhiasan-meroket

Selasa, 17 November 2009

HARGA EMAS MELONJAK LAGI

Emas Capai Rekor Tertinggi di Atas 1.135 Dolar

 

Emas Capai Rekor Tertinggi di Atas 1.135 Dolar
Harga Emas/ilustrasi (ANTARA/Grafis/Ardika)@

London (ANTARA News/AFP) - Harga emas naik ke posisi tertinggi sepanjang masa pada 1.136,72 dolar per ons pada Senin waktu setempat karena dolar yang lemah meningkatkan permintaan untuk logam mulia, kata analis.
"Dibantu oleh dolar AS yang lebih lemah, harga emas maju ke rekor tertinggi baru," kata analis Commerzbank Carsten Fritsch.
Pada sekitar 1710 GMT, emas naik ke tingkat rekor baru dalam perdagangan di London Bullion Market.


Emas terangkat greenback yang lemah karena hal itu membuat aset yang dihargakan dalam dolar lebih murah untuk pembeli yang menggunakan mata uang kuat sehingga merangsang permintaan.
Emas juga memperoleh dukungan dari data pertumbuhan di Jepang yang lebih kuat dari perkiraan, yang merupakan ekonomi terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat.
"Emas telah melanjutkan kegairahannya (bull), mendorong harganya di atas 1.130 dolar per ons karena data ekonomi positif dari Asia akan terus meningkatkan permintaan investor," kata analis James Moore di TheBullionDesk.com.


Ekonomi Jepang tumbuh pada kecepatan yang terkuat dalam lebih dari dua tahun di kuartal terakhir, menghantam perkiraan pasar dan memperluas pemulihan dari penurunan terburuk dalam beberapa dekade, data resmi menunjukkan Senin.


Jepag mencatat pertumbuhan positif untuk kedua kuartal berturiut-turut karena itu muncul dari resesi terparah sepanjang tahun didukung rebound ekspor dan pengeluaran stimulus besar-besaran.

sumber : http://www.antaranews.com/berita/1258405867/emas-capai-rekor-tertinggi-di-atas-1135-dolar

Selasa, 10 November 2009

HARGA EMAS MENCAPAI REKOR LAGI

EMAS BATANGAN

LONDON, KOMPAS.com — Harga emas mencapai rekor tertingginya, 1.111,20 dollar AS per ounce, pada Senin (10/11) waktu setempat sebagai tanggapan atas meningkatnya permintaan logam mulia dari negara-negara berkembang dan penurunan nilai dollar AS.


Harga emas di London Bullion Market ditutup pada 1.106,75 dollar AS atau naik dari 1.096,75 dollar AS per ounce pada Jumat malam.
Dalam perdagangan sore hari, euro naik menjadi 1,5007 dollar AS dibandingkan dengan 1,4846 dollar AS di New York akhir Jumat. Euro juga naik terhadap unit Jepang, menjadi 134,76 yen dibandingkan sebelumnya 133,45 yen. Adapun dollar AS jatuh menjadi 89,81 yen dari 89,90 yen pada akhir Jumat.


"Emas di atas tingkat psikologis (1.100 dollar AS) pagi ini karena para menteri pada pertemuan menteri akhir pekan G20 berjanji untuk menjaga langkah stimulus fiskal," kata James Moore, seorang analis di TheBullionDesk.com.
Pekan lalu, Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga utama pada rekor terendah untuk "jangka waktu yang panjang" dan menjaga langkah-langkah stimulus triliun dollar di tempatnya untuk mendukung pemulihan AS yang rapuh terhadap resesi. "Kecuali ada pembalikan suku bunga di AS, penawaran emas akan baik," kata Ronald Leung, Direktur Lee Cheong Gold Dealers di Hongkong.


Pemerintah dari negara-negara industri dan berkembang terkemuka di dunia mengatakan dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada akhir pekan bahwa "pemulihan tidak merata dan tetap tergantung pada dukungan kebijakan". Hal ini merupakan sinyal bahwa rencana stimulus akan terus dipertahankan.
Dana Moneter Internasional (IMF) juga berpendapat bahwa tindakan stimulus harus tetap ditujukan untuk menghindari bahaya dalam pemulihan ekonomi yang "baru lahir".
Valentin Marinov, seorang analis di Commerzbank di Jerman, berkomentar, "Investor tampaknya menyukai kembali aset berisiko, menyusul pertemuan G20."
Investasi euro dianggap lebih berisiko—dan karena itu lebih menghasilkan—di pasar mata uang dibandingkan dengan "safe haven" dollar AS, yang lebih populer di masa gejolak perekonomian yang lebih besar.

SUMBER : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/11/10/09200032/Emas.Kembali.Sentuh.Rekor.Tertinggi