Rabu, 25 November 2009

HARGA EMAS LUAR BIASA

7719_1048450467966_1726843146_91458_7679841_n

JAKARTA, KOMPAS.com — Harga kontrak emas dunia yang terus mencetak rekor baru ikut menyulut berkobarnya harga emas batangan di pasar domestik. Para pedagang emas batangan yang diwawancarai Kontan mengakui, dalam sepekan terakhir ini permintaan investor terhadap si kuning mengilap itu terus mengalir.


Martono, Manajer Pemasaran Logam Mulia, mengungkapkan, ketika harga emas batangan sekitar Rp 320.000 per gram, permintaan masih wajar. Namun, pada saat harganya mulai naik dan menyentuh level Rp 340.000 per gram, permintaan emas batangan justru semakin meningkat.


Para investor merasa kondisi ekonomi belum membaik sehingga mereka membutuhkan investasi yang lebih pasti. "Dan larinya ke emas batangan," kata Martono. Alhasil, Logam Mulia pun kebanjiran pesanan untuk mencetak emas batangan. Kebanyakan pemesannya adalah pemilik toko-toko emas domestik.
Martono pun memprediksi, harga emas batangan sampai pengujung tahun ini bisa menembus Rp 400.000 per gram. Berarti, bakal menyamai rekor tertingginya tahun ini yang sempat dicapai pada Februari 2009.


Manajer Pegadaian Syariah Rudy Kurniawan menambahkan, sejak awal tahun hingga kemarin perusahaannya telah menjual emas batangan lebih dari 120 kilogram. Ini sudah jauh melampaui target penjualan sepanjang tahun ini, yaitu sebanyak 90 kilogram. Tahun depan, Pegadaian Syariah menargetkan penjualan emas batangan mencapai 250 kilogram. "Melihat animo investor cukup besar, bukan tak mungkin kami akan merevisi target 2010," kata Rudy.
Kemarin, harga emas batangan Logam Mulia mencapai Rp 365.000 per gram untuk emas seberat 1 kilogram. Harga ini melompat 11,62 persen sejak awal November 2009.


Melesatnya harga emas batangan tak lepas dari naiknya harga kontrak emas. Sampai pukul 20.30 kemarin, kontrak emas pengiriman Desember 2009 di Divisi Comex NYMEX AS naik 1,6 persen menjadi 1.167,1 dollar AS per troy ounce. Ini rekor baru harga emas sepanjang sejarah. Harga emas naik seiring melemahnya dollar AS. Indeks dollar AS turun 0,82 persen menjadi 75,03. (Sandy Baskoro/Kontan)


Editor: Edj
Sumber : www.kontan.co.id

http://m.kompas.com di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda

Jumat, 20 November 2009

HARGA EMAS TIDAK PERNAH TURUN

gold2

Harga emas tidak pernah turun, itulah yang bisa ditarik kesimpulan berdasar grafik di atas. Harga emas di awal tahun hanya berkisar $800/TroyOunce sedangkan sampai hari ini telah menyentuh $1150/Troyounce. Itulah sebabnya emas dijadikan lindung nilai atau sebagai penyelamat harta.

Jika kita pegang uang kertas 35.000.000 pada tahun 1996 dapat untuk membeli mobil baru timor atau 30 Jt dapat untuk membeli mobil barti T120. nah kalo sekarang uang sejumlah itu hanya bisa dibelikan Daihatsu Feroza tahun 1996 yang udah Udzur.

Harga Emas memang tidak pernah turun sepanjang masa, kalo hanya turun sifatnya sementara, dan kalo kita amati tidak lebih dari 2 bulan emas akan naik lagi. Penyebab turunnya emas karena campur tangan bank Central, kalo harga emas dibiarkan mengambang pasti akan naik terus... Mengapa?

1. Jumlah emas di Alam ini Jumlahnya terbatas, sedangkan permintaan akan emas naik terus berbanding lurus dengan pertambahan manusia dan keperluan Industri.


2. Untuk menambang emas di Alam ini diperlukan biaya yang makin besar, hal ini karena semakin dalam letak emas diperut bumi. Untuk mendapatkannya dari alam makin susah.

 

Jadi jangan kuatir bagi pemegang emas, emas akan selalu naik.....naik.... dan naik.

 

wiryo
http://emasonline.wordpress.com
http://full-emas.blogspot.com

Rabu, 18 November 2009

KENAPA EMAS PUTIH?

emas putih

Mungkin Anda pernah bertanya, apa sih sebenarnya emas putih? emas putih bukanlah Platina, bukan juga perak. Emas putih terbuat dari emas yang dicampur dengan logam warna putih dengan komposisi tertentu sehingga menyebabkan warna menjadi putih.

 

Harga emas putih biasanya di toko lebih mahal dari emas kuning ataupun emas merah karena memang cara membuatnya lebih rumit daripada emas merah atau kuning. Bila komposisi emas dengan campurannya tidak tepat maka warna tidak akan menjadi putih.

 

Bagaimana Harga jual emas putih, harga jual emas putih biasanya lebih rendah dibandingkan dengan emas merah atau emas kuning walaupun harga beli emas putih lebih mahal, emas putih cocok untuk fashion, sifatnya Natural dan tidak mencolok.

 

Emas putih umumnya kadar 750 atau 18 karat, untuk kadar yang lain sulit ditemukan.  PT. Aneka tambang menjual emas putih dalam bentuk batangan.

 

wiryo
http://full-emas.blogspot.com
http://emasonline.wordpress.com

 

HARGA EMAS MOROKET

Harga Emas Perhiasan Meroket

 

Rabu, 18 November 2009 - 10:58 wib

Akbar Sanjaya - Okezone

Foto: Koran SI

JAKARTA - Harga emas disejumlah pertokoan di Jakarta mengalami kenaikan ke level tertinggi. Hal ini menyusul kenaikan harga emas dunia yang memecahkan rekor terbarunya dalam sejarah perdagangan emas.

 

Sejumlah pedagang yang berhasil dihubungi okezone, melepas harga emas bervariasi. Seperti di Toko Mas Suki Cikini, Jakarta, untuk emas perhitungan 24 karat Rp337.000 sekira Rp340.000 per gram, emas 23 karat sekira Rp300.000 per gram dan emas 22 karat sekira Rp220.000 sampai Rp250.000 per gram.

 

"Sekarang harganya tergantung model, apalagi sekarang harga mas sudah mahal. Tapi standardnya untuk mas 75 persen Rp 240.000 per gram," ujar salah satu pedagangnya, saat berbincang dengan okezone, di Jakarta, Rabu (18/11/2009).

 

Harga emas sempat beberapa kali mengalami pergerakanyang fluktuatif, hal ini sudah terjadi selama beberapa minggu. Menurut salah satu pemilik toko Emas di daerah Jakarta yang diwawancarai oleh pihak okezone Senin(16/11/2009) saat ini Emas putih 22 karat dijual dengan harga Rp 260.000 per gram dan emas kuning 22 karat dijual seharga Rp230.000 per gram.

 

Hal ini tidak terlalu mempengaruhi jumlah masyarakat yang ingin membeli emas,  karena sudah menjadi rahasia umum bahwa emas adalah salah satu investasi yang paling menjanjikan dan diminati oleh masyarakat Indonesia. Sampai saat ini belum ada kepastian harga emas akan naik atau turun.

 

Seperti dikutip dari New York Mercantile Exchange (Nymex), Rabu (18/11/2009), harga emas terus mencetak rekor tertinggi, meski saat ini mengalami pelemahan ke harga USD1.136,5 per ounce atau turun 2,3 persen.

 

 

[Most Recent Quotes from www.kitco.com]

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2009/11/18/320/276709/harga-emas-perhiasan-meroket

Selasa, 17 November 2009

HARGA EMAS MELONJAK LAGI

Emas Capai Rekor Tertinggi di Atas 1.135 Dolar

 

Emas Capai Rekor Tertinggi di Atas 1.135 Dolar
Harga Emas/ilustrasi (ANTARA/Grafis/Ardika)@

London (ANTARA News/AFP) - Harga emas naik ke posisi tertinggi sepanjang masa pada 1.136,72 dolar per ons pada Senin waktu setempat karena dolar yang lemah meningkatkan permintaan untuk logam mulia, kata analis.
"Dibantu oleh dolar AS yang lebih lemah, harga emas maju ke rekor tertinggi baru," kata analis Commerzbank Carsten Fritsch.
Pada sekitar 1710 GMT, emas naik ke tingkat rekor baru dalam perdagangan di London Bullion Market.


Emas terangkat greenback yang lemah karena hal itu membuat aset yang dihargakan dalam dolar lebih murah untuk pembeli yang menggunakan mata uang kuat sehingga merangsang permintaan.
Emas juga memperoleh dukungan dari data pertumbuhan di Jepang yang lebih kuat dari perkiraan, yang merupakan ekonomi terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat.
"Emas telah melanjutkan kegairahannya (bull), mendorong harganya di atas 1.130 dolar per ons karena data ekonomi positif dari Asia akan terus meningkatkan permintaan investor," kata analis James Moore di TheBullionDesk.com.


Ekonomi Jepang tumbuh pada kecepatan yang terkuat dalam lebih dari dua tahun di kuartal terakhir, menghantam perkiraan pasar dan memperluas pemulihan dari penurunan terburuk dalam beberapa dekade, data resmi menunjukkan Senin.


Jepag mencatat pertumbuhan positif untuk kedua kuartal berturiut-turut karena itu muncul dari resesi terparah sepanjang tahun didukung rebound ekspor dan pengeluaran stimulus besar-besaran.

sumber : http://www.antaranews.com/berita/1258405867/emas-capai-rekor-tertinggi-di-atas-1135-dolar

Selasa, 10 November 2009

HARGA EMAS MENCAPAI REKOR LAGI

EMAS BATANGAN

LONDON, KOMPAS.com — Harga emas mencapai rekor tertingginya, 1.111,20 dollar AS per ounce, pada Senin (10/11) waktu setempat sebagai tanggapan atas meningkatnya permintaan logam mulia dari negara-negara berkembang dan penurunan nilai dollar AS.


Harga emas di London Bullion Market ditutup pada 1.106,75 dollar AS atau naik dari 1.096,75 dollar AS per ounce pada Jumat malam.
Dalam perdagangan sore hari, euro naik menjadi 1,5007 dollar AS dibandingkan dengan 1,4846 dollar AS di New York akhir Jumat. Euro juga naik terhadap unit Jepang, menjadi 134,76 yen dibandingkan sebelumnya 133,45 yen. Adapun dollar AS jatuh menjadi 89,81 yen dari 89,90 yen pada akhir Jumat.


"Emas di atas tingkat psikologis (1.100 dollar AS) pagi ini karena para menteri pada pertemuan menteri akhir pekan G20 berjanji untuk menjaga langkah stimulus fiskal," kata James Moore, seorang analis di TheBullionDesk.com.
Pekan lalu, Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga utama pada rekor terendah untuk "jangka waktu yang panjang" dan menjaga langkah-langkah stimulus triliun dollar di tempatnya untuk mendukung pemulihan AS yang rapuh terhadap resesi. "Kecuali ada pembalikan suku bunga di AS, penawaran emas akan baik," kata Ronald Leung, Direktur Lee Cheong Gold Dealers di Hongkong.


Pemerintah dari negara-negara industri dan berkembang terkemuka di dunia mengatakan dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada akhir pekan bahwa "pemulihan tidak merata dan tetap tergantung pada dukungan kebijakan". Hal ini merupakan sinyal bahwa rencana stimulus akan terus dipertahankan.
Dana Moneter Internasional (IMF) juga berpendapat bahwa tindakan stimulus harus tetap ditujukan untuk menghindari bahaya dalam pemulihan ekonomi yang "baru lahir".
Valentin Marinov, seorang analis di Commerzbank di Jerman, berkomentar, "Investor tampaknya menyukai kembali aset berisiko, menyusul pertemuan G20."
Investasi euro dianggap lebih berisiko—dan karena itu lebih menghasilkan—di pasar mata uang dibandingkan dengan "safe haven" dollar AS, yang lebih populer di masa gejolak perekonomian yang lebih besar.

SUMBER : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/11/10/09200032/Emas.Kembali.Sentuh.Rekor.Tertinggi

EMAS TERUS PERKASA

Penguatan harga emas berlanjut

HARGA EMAS

Bookmark and Share

 

 

JAKARTA: Harga emas masih melanjutkan penguatannya di bursa London, New York dan Shanghai setelah nilai tukar dolar AS terus menunjukkan pelemahan yang membuat investor semakin tertarik pada logam mulia itu sebagai instrumen lindung nilai.
Harga emas untuk pengiriman segera menembus level tertingginya sepanjang masa di US$1.105,11 per ounce ( 1 ounce setara dengan 31,1 gram). Kontrak itu sempat ditransaksikan di level US$1.104,96 pada perdagangan pukul 12.23 waktu Singapura.
Penguatan ini dipicu ekspektasi biaya peminjaman yang rendah di AS akan semakin menekan nilai tukar dolar AS. Selain itu, pembelian 200 ton emas oleh India dari Dana Moneter Internasional (IMF) diprediksi mendorong beberapa negara lain untuk mengikuti langkah tersebut.
Nilai kontrak logam mulia itu melonjak 5,2% pada bulan lalu menyusul terkoreksinya indeks dolar AS sebesar 1,3%.
Geoff Clear, Kepala Komoditas Asia Australian & New Zealand Banking Group Ltd, seperti dikutip Bloomberg, menjelaskan adanya hubungan antara emas dan dolar AS.
"Seluruh komoditas mencerminkan pelamahan dolar AS dan rekor harga emas akibat adanya minat investor berburu aset-aset berisiko dan pembelian instrumen investasi yang aman," katanya.
Penembusan level ini searah dengan analisis pasar yang disampaikan tim analis PT Asia Kapitalindo Komoditi Berjangka akhir pekan lalu. Meski demikian, perusahaan itu memprediksi harga emas kembali terkoreksi pada pekan ini setelah menyentuh level resistance.
Richard C. Kang, Chief Investment Officer di Emerging Global Advisors LLC, memprediksi harga emas dalam 6 bulan ke depan bergerak di kisaran US$1.250-US$1.350 per ounce.
Oleh Nana Oktavia Musliana
Bisnis Indonesia

sumber:http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/komoditas/1id145919.html

HARGA EMAS MEROKET

harga emas

JAKARTA, KOMPAS.com — Seakan tak mengenal lelah, harga emas kembali menyentuh harga tertinggi. Senin (9/11), hingga pukul 11.42 WIB, harga emas di bursa berjangka Comex bertengger di 1.105,11 dollar AS per troy ounce, atau menguat 0,8 persen ketimbang sebelumnya.
Kali ini ada dua penyebab yang mengakibatkan harga emas kian meroket. Pertama, rendahnya suku bunga Amerika Serikat. Ini mengakibatkan investor dunia melakukan aksi carry trade yang berujung pada melemahnya mata uang dollar AS. Akhirnya, ongkos untuk membeli komoditas berbasis "duit hijau" semakin murah.
Kedua, aksi Pemerintah India membeli komoditas emas dari Dana Moneter Internasional (IMF). Para analis memprediksi, keputusan ini akan segera diikuti oleh negara lainnya. Lalu, permintaan terhadap komoditas emas bakal semakin tinggi.
“Komoditas berbasis dollar AS turun. Tapi, emas selalu mencetak rekor. Sebab, investor menjadikan emas sebagai tempat investasi yang paling aman,” kata Geoff Clear, Head of Asia Commodities Australian & New Zealand Banking Group Ltd.  (Hendra Soeprajitno/Kontan)

[Most Recent Quotes from www.kitco.com]

 

 

Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/11/09/13145292/Dollar.Terpuruk..Emas.Kembali.Cetak.Rekor.

Rabu, 04 November 2009

Harga emas lampau Rekor tertinggi

Harga Emas Melonjak ke Rekor Tinggi Baru

 

Harga Emas Melonjak ke Rekor Tinggi Baru
Harga emas melonjak/ilustrasi (ANTARA/Grafis/Ardika)@

New York (ANTARA News/AFP) - Harga emas melonjak ke harga rekor tinggi baru 1.085,07 dolar per troy ounce pada Selasa, sehari setelah pengumuman penjualan besar-besaran emas oleh Dana Moneter Internasional (IMF) ke India.
Harga emas di London mencapai 1.085,07 dolar per troy ounce dan harga di New York mencapai 1.084,70 dolar per troy ounce, memecahkan rekor yang dibuat bulan lalu.


Lonjakan terakhir datang setelah IMF mengumumkan penjualannya sebanyak 200 ton emas kepada bank sentral India selama periode dua pekan bulan lalu dengan total nilai 6,7 miliar dolar AS untuk meningkatkan keuangannya.
IMF mengatakan transaksinya, yang sedang dalam proses penyelesaian itu, mencakup penjualan harian yang berlangsung dua pekan selama 19-30 Oktober.


Pejabat senior IMF mengatakan IMF "beruntung" dalam penjualan 200 ton emas itu ke India, yang mendapatkan harga bruto 1.045 dolar per ounce. Transaksi itu merepresentasikan sekitar setengah dari rencana penjualan cadangan emasnya.


Bart Melek dari BMO Capital Markets mengatakan penjualan besar kepada India itu memberi sinyal kepada teori "ada pembeli resmi yang menunggu membawa sejumlah besar emas yang masih tersedia."


"Pertanyaannya sekarang adalah, siapakah yang akan membeli sisa emas milik IMF itu?" kata Melek dalam catatannya kepada para kliennya.
"Kami menduga itu bisa jadi China, negara Asia lainnya, Rusia atau India lagi, karena mereka memegang emas relatif terlalu sedikit terkait dengan cadangan devisanya yang sangat besar, dan mungkin menginginkan untuk mendiversifikasi dari hanya sekadar dolar AS."


Emas dan harga komoditas lainnya telah mulai naik di bulan-bulan terakhir ini di tengah gerakan menjauhi dolar AS, yang dinilai telah suram.
Gerakan itu meningkat cepat pada bulan lalu setelah ada berita bahwa negara-negara Teluk mungkin menghentikan menggunakan dolar AS untuk transaksi perdagangan minyaknya.


Emas meningkat juga mendapat dukungan dari ketakutan adanya inflasi yang lebih tinggi karena logam mulia itu secara luas dihargai investor sebagai simpanan yang aman

sumber : http://antaranews.com/berita/1257289349/harga-emas-melonjak-ke-rekor-tinggi-baru