Kamis, 24 Februari 2011

Timur Tengah Goncang, Harga Emas Melonjak

emas batangan

VIVAnews - Harga emas dan perak terus melambung menyusul ketegangan politik di negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara. Kekhawatiran membuat investor ramai-ramai mengalihkan investasinya ke logam mulia ini.


"Investor membeli emas sebagai perlindungan atas investasi mereka," kata senior market strategist lembaga investasi Lind-Waldock, seperti dikutip The Street, Kamis 24 Februari 2011.
Dia mengatakan, sejumlah investor khawatir krisis politik yang berakhir dengan mundurnya Presiden Tunisia dan Mesir akan terjadi di Libya dan negara-negara Arab lainnya. Karena itu, emas menjadi pilihan investasi yang paling aman.


Ketidakpercayaan investor juga telah membuat indeks saham global amblas. Pada perdagangan Rabu, indeks Dow Jones ditutup merosot hingga 107,01 poin (0,88 persen) ke level 12.205,78. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 8,04 poin (0,61 persen) ke level 1.307,40, dan indeks Nasdaq merosot 33,43 poin (1,21 persen) ke level 2.722,99.


Harga emas untuk pengiriman April pada perdagangan Rabu kemarin waktu New York atau Kamis pagi waktu Indonesia, mengalami kenaikan US$12,90 menjadi US$1.414 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Harga emas telah mengalami kenaikan sebesar 6 persen sejak awal Februari lalu.


Sedangkan harga silver melonjak 43 sen dan menetap pada US$33,29 per ounce. Harga perak telah naik hingga 11 persen sepanjang tahun ini, atau 17 persen sepanjang Februari.


Sementara itu, harga minyak jenis Light Sweet sempat melonjak hingga 5 persen menembus US$100 per barel, sebelum akhirnya ditutup naik 2,68 dolar menjadi US$ 98,10 per barel. Sedangkan minyak Brent ditutup naik 4,47 dolar ke level US$ 111,25.
Harga minyak juga melonjak US$10 per barel menjadi US$100 per barel dalam dua hari terakhir, harga tertinggi untuk pertama kali sejak Oktober 2008.

Sumber : http://bisnis.vivanews.com/news/read/206351-timur-tengah-goncang--emas-jadi-pilihan

 

Jurus Cerdas Berkebun EMAS, strategi berinvestasi EMAS dengan cara yang tidak pernah Anda Fikirkan

 

LINK Terkait

1.Tips Mendapatkan Pasive Income dari Internet

2.Cara Cerdas Investasi Emas

3.Jual Alat Uji emas dan berlian harga murah Bermutu

4.Bisnis Pulsa Tanpa Modal hasil Jutaan

5.Timbangan Saku cocok untuk jual beli emas

6.Diamond Selector II, alat uji Keaslian Berlian

7.Bisnis Sambilan Hasil Melimpah

8. Segala macam Tips ada disini

9. Timbangan Emas, Investasi buat bisnis

 

Rabu, 07 April 2010

Dimana Membeli Emas Batangan ?

lmsertif

 

 

 

 

 

Dimana membeli emas batangan produk Antam? itulah yang sering menjadi pertanyaan para Investor.


Untuk membeli emas buatan Antam kini tidak perlu susah, sekarang banyak distributor penjual emas batangan diantaranya adalah:

1. Pegadaian, hampir semua pegadaian di Jakarta menjualnya

2. BRI Syariah, Outletnya masih terbatas

3. Bank Mega syariah, Ouletnya juga masih terbatas.

Jika Anda tinggal di Jakarta saya sarankan beli langsung ke logammulia di Jalan Pemuda Pulogadung. atau buka webnya http://logammulia.com dan harganya bisa anda lihat di link berikut http://logammulia.com/news.php?id=9 yang jadi permasalahan memang untuk orang yang tinggal diluar Jakarta.

 

Untuk membeli emas batangan produk Antam di Pegadaian kelebihannya adalah bisa dicicl /di angsur. Bisa diangsur sampai 2 tahun. Jika dalam waktu 2 tahun harga emas naik maka anda akan untung bukan?

emas

Emas batangan produk Antam bentuknya seperti pada gambar di atas, dan selalu dilengkapi dengan sertifikat kecil.

Anda tidak perlu kuatir mengenai kadar dan beratnya, karena pasti akurat.

Kadar 99,99% atau 24 karat dan beratnya sesuai yang tercantum pada emas dan sertifikatnya.

 

Apasih keunggulan membeli emas batangan?

1. Emas batangan tidak kena pajak PPn 10%, jadi anda sudah untung 10%, kalo anda membeli perhiasan maka Anda atau coin dinar maka harga sudah termasuk pajak.

2. Kadar sudah pasti 24 karat, jadi sifatnya universal atau tidak ada kerguan. lain dengan perhiasan, jika anda membeli emas 70% maka kalau Anda mau jual lagi maka hanya dihargai 68% apalagi kalau emas perhiasan 750 (75%) maka hanya ditawar pembeli cuma 73%, rugi bukan.

 

Nah tunggu apalagi segeralah menabung emas, harga emas selalu naik. kalaupun turun itu hanya sebentar terus naik lagi.

 

Wiryo
Praktisi & Pengajar menilai Kadar emas

 

 Jurus Cerdas Berkebun EMAS, strategi berinvestasi EMAS dengan cara yang tidak pernah Anda Fikirkan

 

 

 

 

Senin, 21 Desember 2009

BATU UJI EMAS

batu uji emas

Batu uji, adalah alat yang digunakan dalam pengujian kadar emas. Syarat batu uji yang baik adalah :

1. Batu tidak kalah atau terluka jika emas digosokan pada batu.

2. Batu tidak mengandung Kapur, artinya bila air uji diteteskan ke batu uji batu tidak berbuih

3. Batu tidak licin sehingga emas yang digoreskan ke Batu akan mudah menempel.

4. warna hitam kelam sehingga mudah dalam melihat reaksi air uji terhadap emas yang digosokan ke batu.

 

Nah ciri-ciri ini ada dalam batu Cicilia tersebut. Disamping memenuhi ciri-ciri diatas batu ini lebih lebar sehingga penaksir tidak terlalu sering untuk mencuci batu tersebut.

Batu ini bila dibeli ditoko peralatan emas disawah besar seharga Rp. 100.000,- tapi bila anda membeli pada kami cukup membayar Rp. 65.000,-

Harga  Rp. 100.000,-   Anda Cuma Bayar Rp. 65.000,-

Anda Hemat 35.000,-

 

Jika anda berminat silahkan SMS ke Wiryo 085216329587

Transfer ke rekening BCA No. 6860167903 a.n Wiryo

 

Jumat, 24 Juli 2009

EMAS PUTIH

Mengenal Emas Putih

jewelryexpert.com

Artikel Terkait

Menteng, Warta Kota

Sekarang emas putih juga menjadi primadona konsumen untuk perhiasan, terutama cincin kawin. Karena itu perlu diketahui pula cara mengukur kadar emas putih.

Menurut Suki, pedagang emas dari Toko Suki di lantai 1 Pasar Cikini, Menteng, perhiasan emas putih yang banyak beredar saat ini merupakan campuran emas dengan paladium. Minimal kandungan paladiumnya 10 persen agar warna emas berubah menjadi putih. Karakter paladium sama dengan platinum yang memiliki daya tahan panas sangat tinggi.

Sama dengan emas kuning, mengukur emas putih pun menggunakan cairan asam klorida (HCL) dan asam sulfat (H2SO4). Emas putih yang mengandung 70 persen ke atas akan tetap berwarna putih. Jika warnanya menjadi kuning boleh jadi emas putih dicampur dengan perak.

Akan tetapi, khusus paladium jika paladium murni saat digosok akan keluar warna merah setelah dibubuhi cairan. Yang tidak murni, bekas gosokan setelah dibubuhi cairan akan keluar warna putihnya.

Begitu pula dengan berlian yang biasanya melekat di cincin kawin. Ada alat khusus untuk membuktikan apakah berlian itu asli atau imitasi. Alatnya adalah diamond sellector, yang ditempelkan ujungnya ke berlian maka akan ketahuan berlian itu asli atau imitasi. Jika asli maka alat itu akan mengeluarkan bunyi, dan pada panel cahaya akan berpendar sampai warna merah. Jika berlian itu imitasi, alat itu tidak merespon sama sekali.

"Satu lagi cara tradisional adalah dengan mengampelas berlian. Berlian asli jika diampelas tidak akan baret-baret. Tetapi jika imitasi akan tampak bekas goresan ampelas," ujar Suki.

Selama ini berlian imitasi yang dikenal masyarakat antara lain kristal swarovsky, signity, american diamond, dan sebagainya. "Itu semua berlian imitasi. Harganya tidak lebih dari Rp 25.000 untuk segala ukuran. Biasanya memang berlian imitasi sebagai bonus perhiasan," kata Suki. (Mirmo Saptono)

Harga emas putih di Cikini

Paladium murni (biaya pembuatan) Rp 150.000/gram

Platinum murni (biaya pembuatan) Rp 320.000/gram

sumber :http://www.wartakota.co.id/read/mal/6108

Rabu, 01 Juli 2009

KEUNGGULAN EMAS PRODUK ANTAM

1728980027p 201408p
emas emas1

Apa sih Keunggulan Emas Batangan Produk PT. Antama ?

Emas Produk PT. Aneka Tambang (Antam) memiliki kadar yang terjamin yaitu 24 Karat, ukurat berat juga terjamin. Jika Anda membeli di tempat lain belum ada jaminan kadar dan berat. PT. Aneka tambang adalah perusahaan negara jadi tidak mungkin untuk mengurangi kadar atau berat.

Keunggulan lain adalah pecahan berane ragam, dari mulai 1 gram sampai dengan 1 Kg tersedian. Jadi bila kita punya dana terbatas kita bisa memilih berat sesuai dengan dana kita.

Emas batangan 24 karat produk Antam tidak kena pajak 10 % seperti halnya bentuk coin, atau dinar.

bagi Anda yang berminat investasi emas batangan Produk Antam, dapat membelinya ke Counter logammulia di Jalan Pemuda Pulogadung, atau beli ke kantor pegadaian. Namun Jika di tempat tinggal Anda jauh dari keduanya kami akan membantu Anda.

Kirim SMS ke 085216329587  atau email ke wiroo212@telkom.net   atau kunjungi  http://emasonline.wordpress.com
Harga sesuai Harga resmi dari Web Logammulia.com + 100.000 (perkeping) untuk biaya pengiriman dan Asuransi.

 

 

Rabu, 15 Oktober 2008

Nabung Emas

Nabung Emas Oke Juga

Emas adalah jenis tabungan yang telah disimpan orang selama ribuan tahun. Anda pasti pernah melihat koleksi perhiasan emas yang disimpan orangtua. Generasi sebelum Anda, mulai kakek-nenek hingga orangtua memang terbiasa menyimpan emas. Mereka menyimpan emas bukan sekadar bertujuan untuk koleksi dan dipakai ketika ada acara. Penyimpanan emas digunakan juga sebagai tabungan yang bisa dicairkan kapan saja ketika dibutuhkan. Menyimpan emas sebagai tabungan memang sudah menjadi tradisi yang sudah berlangsung selama ribuan tahun. Hal ini dilakukan berabad-abad bukan tanpa alasan. Emas tak ubahnya seperti wine, semakin lama disimpan harganya akan semakin tinggi. Perlahan tapi pasti harga emas memang selalu naik. Jarang sekali emas mengalami penurunan harga. Emas adalah pilihan investasi menarik bagi siapapun. Keuntungan investasi emas adalah daya tahannya yang kuat terhadap inflasi. Emas tak pernah rontok harganya karena inflasi, justru sebaliknya. Ketika inflasi naik harga emas ikut naik. Semakin tinggi inflasi, semakin tinggi pula kenaikan harga emas yang Anda miliki.

Hal itulah yang melatarbelakangi orang untuk membeli emas ketika terjadi inflasi. Pembelian emas dalam skala besar terjadi ketika krisis ekonomi menerpa Indonesia pada 1998. Hal itu sudah dilakukan pula oleh generasi sebelum Anda, bahkan di negara-negara lain. Ketika Jepang melakukan invasi ke China, pembelian emas juga melonjak tinggi dan pilihan tersebut terbukti benar, karena ketika keadaan normal emas simpanan bisa segera dijual dengan harga tinggi. Tapi sebelum berinvestasi emas, Anda sebaiknya menimbang dulu jenis emas apa yang akan Anda pilih. Jangan sampai salah pilih, karena bisa jadi investasi yang dipilih kurang tepat dan tidak memberikan keuntungan maksimal. Berinvestasi emas tak ubahnya investasi lain seperti saham dan reksadana. Pemilihan ‘portofolio’ yang tepat akan menentukan keuntungan yang akan didapat. Aturan pertama adalah memilih karat yang tinggi. Di pasaran, diperdagangkan emas mulai dari 18 sampai 24 karat. Semakin tinggi karatnya, berarti semakin murni kandungannya dan hal tersebut semakin baik juga sebagai investasi. Sebab, emas dengan karat semakin tinggi, nilainya lebih stabil dan lebih mudah dijual jika suatu saat membutuhkan uang.
Selain kadar emasnya, pemilihan bentuk emas pun sangat penting. Setidaknya ada tiga pilihan bentuk emas yaitu batangan, koin, dan perhiasan. Untuk investasi, pilihan terbaiknya adalah emas batangan dan koin. Kedua bentuk ini dari waktu ke waktu tidak mengalami perubahan bentuk. Sehingga tidak terjadi penurunan harga. Sementara emas dalam bentuk perhiasan bisa mengalami penurunan harga. Hal ini disebabkan ada ongkos produksi dan modelnya bisa jadi sudah tidak up to date. Misalnya Anda sekarang membeli cincin model terbaru. Sepuluh tahun kemudian, model tersebut bisa jadi sudah ketinggalan jaman dan tidak banyak yang minat. Karena itulah mengapa investasi emas batangan dan koin lebih menguntungkan. Agar investasi emas yang Anda pilih lebih aman, sebaiknya Anda tidak menyimpan di rumah. Faktor keamanan merupakan titik lemah investasi emas, karena dianggap mudah dicuri dibanding tabungan di bank. Tapi hal tersebut sudah ada solusinya. Menyimpan emas sekarang bisa sama amannya dengan tabungan dan deposito. Anda bisa menyimpan di bank dengan save deposit box. Jadi Anda pun tak perlu lagi khawatir barang berharga Anda akan kecolongan

Selasa, 29 Juli 2008

kemilau Investasi Emas


JAKARTA, SENIN - Sebuah analisis yang dirilis tahun 2003 menyebutkan, pada 10-12 tahun mendatang harga emas akan mencapai 8.000 dollar AS per troy ounce. Harga itu diperkirakan akan terjadi pada 2013-2015 sehingga bila pada 2007 seseorang menginvestasikan Rp 200 juta untuk emas, maka pada 2013-2015 kelak ia akan memiliki emas senilai Rp 2,2 miliar. Dengan kata lain ia meraup untung dari kenaikan harga yang mencapai 1.112 persen.
Jika hal itu terjadi, maka tidak ada instrumen investasi yang bisa mengalahkan keperkasaan emas, bahkan deposito, saham, maupun ORI sekalipun. Konsultan manajemen sekaligus motivator ternama, Tung Desem Waringin, sejak dulu hingga kini selalu berpendapat bahwa emas merupakan investasi teraman dan paling menguntungkan. "Sejak 2002 saya sudah bilang emas itu investasi paling menguntungkan," katanya.
Pengusaha sukses itu bahkan "mencabut" investasinya di sektor infrastruktur untuk dialihkan ke emas. Ia bersikukuh bahwa tindakan yang dilakukannya benar meskipun banyak orang memilih sektor infrastruktur sebagai instrumen investasi utama. Hal itu karena tren emas sejak zaman dahulu hingga detik ini selalu mengalami kenaikan harga. Namun, untuk kondisi pasar saat ini, ia masih menyarankan calon investor untuk wait and see. "Saat ini pasar masih bergejolak, jadi lebih baik wait and see sebelum memutuskan untuk terjun ke emas," katanya. Tercatat kenaikan harga emas paling fantastis terjadi pada 2001 di mana pada saat yang sama mata uang kertas justru mengalami penurunan nilai. Proses kenaikan harga emas itu akan semakin dipercepat oleh laju inflasi dan abusing dollar AS saat ini. Itu karena emas tidak mempunyai efek inflasi atau zero inflation effect. Memang logam mulia bernama emas sepertinya tidak akan pernah lekang dimakan zaman. Kemuliaan dan kemilaunya tetap saja memukau, termasuk bagi dunia investasi. Emas merupakan komoditas yang unik yang jumlahnya terbatas di dunia serta merupakan satu-satunya barang yang dapat ditambang di atas permukaan bumi. Emas juga merupakan alternatif uang kertas dengan daya beli yang abadi dan nilainya cenderung dipatok oleh pasar.
Kagak ada matinya
Pilihan investasi emas saat ini tetap dinilai paling menguntungkan dibandingkan opsi yang lain mengingat sifatnya yang "kebal" inflasi. "Investasi emas ibaratnya kagak ada matinya, alias selalu menguntungkan," kata pengamat ekonomi, A Tony Prasetiantono. Menurutnya, , berinvestasi emas sama sifatnya dengan menginvestasikan dana untuk membeli tanah dan properti di kota-kota tertentu di Indonesia, seperti Bali dan Yogyakarta, yang harganya terus-menerus naik. Emas juga sangat baik untuk diversifikasi investasi setelah memiliki investasi di saham, obligasi, reksadana, ataupun properti. Terlebih di beberapa negara penghasil emas belakangan ini mengalami penurunan produksi secara signifikan sehingga harga emas dipastikan akan selalu naik.
"Namun, investasi emas juga ada beberapa kelemahannya," kata Tony. Menurut dia, calon investor juga harus mempertimbangkan banyak hal untuk mulai menginvestasikan dananya dalam bentuk emas karena relatif tidak praktis atau sulit disimpan, berisiko hilang, dicuri atau dirampok, dan lain-lain. Selain itu, bila penyimpanan kurang baik memungkinkan terjadinya oksidasi dan perubahan warna. Khusus emas berbentuk koin kalau terjatuh sulit untuk di-treatment ulang dan bisa mengurangi harga. Kekurangan lain, return-nya relatif stabil dan kalah menggairahkan bila dibandingkan saham atau properti. Investasi emas juga sangat tidak disarankan untuk jangka pendek karena sifatnya sebagai pelindung nilai (hedging). "Oleh karena itu, emas biasanya menjadi salah satu pilihan portofolio yang favorable," katanya.
Pengamat investasi, Roy Sembel, dalam salah satu tulisannya mengatakan, permintaan emas akan melonjak bila terjadi dua hal, yaitu kondisi negara tidak menentu dan terjadi inflasi. "Jika kedua hal itu terjadi, maka ketertarikan investor terhadap emas akan naik karena emas dinilai paling aman untuk investasi," katanya.
Senada dikatakan pakar investasi Safir Senduk, yang berpendapat bahwa bila terjadi inflasi tinggi, maka harga emas akan naik lebih tinggi daripada inflasi yang terjadi. Statistik menunjukkan, bila inflasi naik 10 persen, maka harga emas akan naik 13 persen. Jika inflasi naik 20 persen, emas akan naik menjadi 30 persen. Namun, bila inflasi 100 persen, maka emas akan melonjak 200 persen. Patut dipertimbangkan pula harga emas akan cenderung konstan bila laju inflasi rendah bahkan ada kecenderungan menurun bila laju inflasi di bawah dua digit.
Diversifikasi emas
Tony Prasetiantono mengatakan, saat ini orang tidak harus menyimpan emas dalam bentuk fisik saat berinvestasi ,tetapi juga bisa menyimpannya dalam bentuk lain yang kini semakin bervariasi. Di antaranya dalam valas, saham, obligasi, dan lain-lain. "Investasi emas saat ini telah mengalami diversifikasi yang lebih luas," katanya. Bentuk emas paling umum adalah batangan menyerupai batu bara berkadar 95 persen atau 99 persen (24 karat). Jenis ini dinilai paling menguntungkan untuk investasi karena kapan pun dan di manapun dijual, harganya mengikuti standar internasional. Bentuk lain adalah koin yang ada baiknya saat membelinya pilih produk dari produsen ternama seperti Maples, Krands, atau Eagles.
Ada juga emas yang berbentuk perhiasan. Bentuk ini sebenarnya kurang menguntungkan untuk investasi karena investor harus menanggung harga pembuatan dan sifatnya subyektif sesuai selera. Koin emas ONH juga merupakan bentuk lain investasi emas. Hanya saja bentuk emas ini sifatnya lokal dan kurang mendapat perhatian dunia. Ada pula yang menawarkan tabungan berbentuk emas untuk keperluan investasi jangka panjang, misalnya Bank Syariah Mandiri dan HSBC Syariah.
Untuk membeli dan menjual emas bisa dilakukan di toko emas atau Perum Pegadaian. Sementara itu, untuk tren dan perkembangan harga emas dunia terkini dapat dilihat di situs Kitco, Gold Price, atau UBC Gold.
Sangat disarankan, investor membeli emas di PT Antam unit Pengelolaan dan Pemurnian Logam, Jalan Pemuda, Pulogadung, Jakarta Timur. Dan lebih disarankan lagi untuk selalu meneliti sertifikat berupa kertas kecil berhologram dan kuitansinya. Setelah itu cocokkan dengan fisik emas yang dibeli. Umumnya tercantum kode 9999 atau 24 karat, nomor seri, dan berat logam dengan cetakan tenggelam dan logo pembuatnya. Penyimpanan emas bila jumlahnya tidak banyak cukup ditempatkan di rumah. Namun, bila jumlahnya banyak dan untuk pertimbangan keamanan, investor dapat menyewa safe deposit box yang ada di setiap bank.
Di balik kemilau investasi emas yang menggiurkan, ada sebagian yang justru berpendapat bahwa emas bukan instrumen yang tepat untuk investasi. Emas cenderung merupakan alat spekulasi karena tidak menghasilkan revenue stream. Nilai emas hanya semata-mata tergantung pada persepsi yang mudah sekali berubah. Di luar itu emas adalah logam yang nyaris tidak berfaedah secara langsung.

Sumber : Antara

Selasa, 08 April 2008


Investasi Emas : Koin Dinar, Emas Lantakan Atau Emas Perhiasan ?

Pertanyaan ini sering sekali sampai ke saya dalam berbagai keempatan, Baik lewat email, kesempatan tanya jawab dalam ceramah atau bahkan banyak sekali pembeli Dinar sebelum mereka mulai membeli – mereka menanyakan dahulu masalah ini.


Ketiga-tiganya tentu memiliki kesamaan karena bahannya memang sama. Kesamaan tersebut terletak pada keunggulan investasi tiga bentuk emas ini yaitu semuanya memiliki nilai nyata (tangible), senilai benda fisiknya (intrinsic) dan dan nilai yang melekat/bawaan pada benda itu (innate). Ketiga keunggulan nilai ini tdak dimiliki oleh investasi bentuk lain seperti saham, surat berharga dan uang kertas.


Default value (nilai asal) dari investasi emas tinggi – kalau tidak ada campur tangan berbagai pihak dengan kepentingannya sendiri-sendiri otomatis nilai emas akan kembali ke nilai yang sesungguhnya – yang memang tinggi.

Sebaliknya default value (nilai) uang kertas, saham, surat berharga mendekati nol , karena kalau ada kegagalan dari pihak yang mengeluarkannya untuk menunaikan kewajibannya –uang kertas, saham dan surat berharga menjadi hanya senilai kayu bakar.


Nah sekarang sama-sama investasi emas, mana yang kita pilih ? Koin Emas, Emas Lantakan atau Perhiasan ? Disini saya berikan perbandingannya saja yang semoga objektif sehingga pembaca bisa memilih sendiri - Agar keputusan Anda tidak terpengaruh oleh pendapat saya – karena kalau pendapat saya tentu ke Dinar karena inilah yang saya masyarakatkan.


Kelebihan Dinar :
1. Memiliki sifat unit account ; mudah dijumlahkan dan dibagi. Kalau kita punya 100 Dinar – hari ini mau kita pakai 5 Dinar maka tinggal dilepas yang 5 Dinar dan di simpan yang 95 Dinar.
2. Sangat liquid untuk diperjual belikan karena kemudahan dibagi dan dijumlahkan di atas.
3. Memiliki nilai da’wah tinggi karena sosialisasi Dinar akan mendorong sosialisasi syariat Islam itu sendiri. Nishab Zakat misalnya ditentukan dengan Dinar atau Dirham - umat akan sulit menghitung zakat dengan benar apabila tidak mengetahui Dinar dan Dirham ini.
4. Nilai Jual kembali tinggi, mengikuti perkembangan harga emas internasional; hanya dengan dikurangkan biaya administrasi dan penjualan sekitar 4% dari harga pasar. Jadi kalau sepanjang tahun lalu Dinar mengalami kenaikan 31 %, maka setelah dipotong biaya 4 % tersebut hasil investasi kita masih sekitar 27%.
5. Mudah diperjual belikan sesama pengguna karena tidak ada kendala model dan ukuran.

Kelemahan Dinar :
1. Di Indonesia masih dianggap perhiasan, penjual terkena PPN 10% (Sesuai KEPUTUSAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 83/KMK.03/2002 bisa diperhitungkan secara netto antara pajak keluaran dan pajak masukan toko emas maka yang harus dibayar ‘toko emas’ penjual Dinar adalah 2%).
2. Ongkos cetak masih relatif tinggi yaitu berkisar antara 3% - 5 % dari nilai barang tergantung dari jumlah pesanan.

Kelebihan Emas Lantakan :
1. Tidak terkena PPN
2. Apabila yang kita beli dalam unit 1 kiloan – tidak terkena biaya cetak.
3. Nilai jual kembali tinggi.

Kelemahan Emas Lantakan :

1. Tidak fleksibel; kalau kita simpan emas 1 kg, kemudian kita butuhkan 10 gram untuk keperluan tunai – tidak mudah untuk dipotong. Artinya harus dijual dahulu yang 1 kg, digunakan sebagian tunai – sebagian dibelikan lagi dalam unit yang lebih kecil – maka akan ada kehilangan biaya penjualan/adiminstrasi yang beberapa kali.

2. Kalau yang kita simpan unit kecil seperti unit 1 gram, 5 gram, 10 gram – maka biaya cetaknya akan cukup tinggi.
3. Tidak mudah diperjual belikan sesama pengguna karena adanya kendala ukuran. Pengguna yang butuh 100 gram, dia tidak akan tertarik membeli dari pengguna lain yang mempunyai kumpulan 10 gram-an. Pengguna yang akan menjual 100 gram tidak bisa menjual ke dua orang yang masing-masing butuh 50 gram dst.

Kelebihan Emas Perhiasan :
1. Selain untuk investasi, dapat digunakan untuk keperluan lain – dipakai sebagai perhiasan.

Kelemahan Perhaiasn :
1. Biaya produksi tinggi
2. Terkena PPN
3. Tidak mudah diperjual belikan sesama pengguna karena kendala model dan ukuran.

Dari perbandingan-perbandingan tersebut, kita bisa memilih sendiri bentuk investasi emas yang mana yang paling tepat untuk kita. Wallahu A'lam.

(sumbergerai : dinar.com/2008/02/investasi-emas-koin-dinar-emas-lantakan.html - 29k - )